Secara umum, jenis-jenis penelitian digolongkan menjadi dua macam, yakni penelitian kualitatif serta kuantitatif.
Adapun pembagian jenis jenis penelitian secara lebih rinci bisa berupa
- deskriptif;
- korelasional;
- evaluasi;
- simulasi;
- survei;
- studi kasus;
- entografi;
- cultural; dan
- masih banyak lagi
Dengan melakukan penelitian, kamu bisa mencari apa saja variabel yang nantinya dapat dimodifikasi dan dikembangkan.
Sementara itu, penelitian memiliki cakupan yang sangat luas karena kegiatan ini dapat dilakukan pada semua bidang ilmu dengan metode yang berbeda-beda.
Dengan begitu, penelitian dibagi menjadi berbagai macam yang dibedakan berdasarkan fungsinya.
Melansir dari berbagai sumber, kali ini 99.co Indonesia telah menghimpun penjelasannya untuk kamu yang penasaran dengan jenis jenis penelitian.
Simak ulasannya pada uraian di bawah ini!
Jenis Jenis Penelitian
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, penelitian umumnya dibedakan menjadi dua macam, yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif.
Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang mencakup data-data berupa angka.
Sementara penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dan menggunakan analisis secara detail.
Secara detail, kedua jenis penelitian tersebut dipecah menjadi berbagai macam penelitian.
Berikut penjelasannya.
1. Deskriptif
Kata deskriptif memiliki makna berupa penggambaran.
Dengan begitu, dapat diartikan bahwa penelitian deskriptif merupakan jenis penelitian yang bertujuan menggambarkan kejadian-kejadian yang ada dan masih terjadi sampai saat sekarang dan masa lampau.
Kemudian, penelitian ini juga hanya mendeskripsikan suatu kejadian sesuai fakta.
2. Eksperimen
Penelitian eksperimen adalah analisis yang bersifat coba-coba atau menguji sebuah hipotesis dan mengenali hubungan sebab akibat dengan maksud tertentu.
Penelitian eksperimen dibagi lagi menjadi empat jenis, yaitu
- pre experimental;
- true experimental;
- quasy experimental; dan
- design factorial.
3. Evaluasi
Penelitian yang memakai metode evaluasi merupakan sebuah observasi yang bertujuan untuk mengecek kembali proses berlangsungnya sebuah sistem.
Namun, penelitian evaluasi ini harus memiliki topik yang telah dijalankan pada waktu itu pula.
Kemudian, penelitian ini juga dapat menemukan hasil berupa kelebihan serta kekurangan dalam pelaksanaan sebuah proses.
Dengan demikian, ke depannya dapat diberlakukan revisi agar penelitian tersebut dapat menghasilkan temuan yang lebih baik.
4. Korelasional
Penelitian korelasional merupakan analisis yang bertujuan untuk menentukan hubungan antara dua variabel atau lebih.
Secara umum, penelitian ini membutuhkan data variabelnya sendiri dan memerlukan kegiatan pengumpulan data.
Dengan data yang sudah dikumpulkan, dapat diambil sebuah simpulan antara hubungan variabel-variabel yang ada.
5. Survei
Penelitian yang berbasis survei merupakan kegiatan yang dapat mengumpulkan informasi atau data dalam sebuah komunitas besar.
Penelitian ini juga tak terlepas dari ilmu statistik yang sangat berperan dalam pengambilan survei agar data yang dikumpulkan bersifat valid.
6. Simulasi
Analisis menggunakan metode ilmiah berupa simulasi memiliki sebuah rancangan awal serta kondisi sistem yang telah ditetapkan sehingga lingkungan pengujian bisa semirip mungkin dengan kondisi sistemnya.
7. Etnografi
Penelitian etnografi merupakan analisa secara detail yang dilakukan melalui kelompok sosial masyarakat.
Kegiatan ini biasanya dilakukan dengan mewawancarai narasumber serta dokumentasi peristiwa yang ada dalam kelompok sosial tersebut.
8. Cultural
Biasanya, penelitian cultural dilakukan dengan mengambil objek berupa budaya atau hal yang sudah turun temurun dari masyarakat.
Penelitian ini harus mengambil data yang memang sudah dipastikan valid akan perkembangan budaya yang ada di suatu tempat.
9. Historis
Penelitian historis merupakan kajian yang akan dijadikan objek berupa sejarah atau fakta-fakta fenomena yang telah terjadi di masa lampau.
Data dari penelaahan ini berupa dokumentasi baik suara, gambar digital, atau bahkan objeknya langsung.
10. Studi Kasus
Jenis penelitian yang terakhir adalah studi kasus atau kegiatan penggalian informasi mendalam melalui permasalahan yang ada di sekitar.
Dalam studi kasus, kita diibaratkan menjadi seorang detektif yang mencoba memecahkan masalah yang ada.
Data atau informasi mengenai permasalahan menjadi hal penting dalam mencari solusi.
Maka dari itu, data berupa kejadian pada masa itu atau bahkan masa lampau yang berhubungan dengan topik penelitian perlu dikumpulkan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.
***
Semoga artikel ini dapat bermanfaat buat kamu ya, Sahabat 99.
Jangan lupa pantau terus artikel menarik lainnya lewat Berita 99.co Indonesia.
Sedang mencari rumah dijual di Tanjung Priok?
Cek saja pilihannya hanya di 99.co/id!