Belakangan ini beredar kabar mengenai adanya kompensasi listrik untuk kerja dari rumah oleh PLN. Isu ini menjadi viral di media sosial maupun grup WhatsApp. Namun menurut pihak PLN, hal ini hanyalah kabar burung atau hoaks belaka.
Informasi mengenai adanya kompensasi listrik tentu merupakan kabar gembira.
Terutama bagi masyarakat yang kini harus menjalankan kerja dari rumah akibat pandemik Covid-19 di Indonesia.
Tak dipungkiri, bekerja di rumah dapat menghasilkan lonjakan penggunaan listrik yang cukup signifikan pada tagihan Anda.
Akan tetapi setelah ditelusuri, ternyata isu ini tidak benar dan telah dibantah langsung oleh pihak PLN.
Pesan Berantai Kompensasi Listrik
Halo, just info. Bulan ini ada kompensasi dari PLN karena pada WFH,
klik link dibawah :
https://layanan.pln.co.id/InfoTmp.html
Lumayan tambahan listrik dikit.
Khusus Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat
Demikianlah isi pesan berantai yang beredar di masyarakat baru-baru ini.
Narasi tersebut menjelaskan bahwa pihak PT PLN akan memberikan kompensasi listrik dalam rangka mendukung program kerja dari rumah oleh pemerintah.
Meski singkat, pesan tersebut dilengkapi dengan link yang mengacu pada laman info layanan PLN.
Sehingga tentu saja akan tampak meyakinkan bila dilihat sekilas.
Kompensasi ini sendiri dikhususkan untuk pekerja yang melakukan kerja dari rumah di tiga provinsi, yakni Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.
Baca Juga:
Tetap Jalan Saat Wabah Corona, Ini Daftar Bank Penyalur FLPP Terbanyak
Fakta Informasi Kompensasi Listrik dari PLN
Pihak PLN sendiri telah angkat suara terkait isu yang beredar.
Ikhsan Asaad, GM PLN Distribusi Jakarta Raya, menegaskan kabar mengenai kompensasi listrik tersebut tidak benar.
“Itu hoax, PLN belum me-release (program kompensasi listrik),” kata Ikhsan yang dilansir dari laman detik.id.
Menurutnya, PLN belum mengeluarkan program apapun terkait kondisi Indonesia saat ini.
Tak hanya itu, beliau belum tahu apakah akan ada program kompensasi demi menekan potensi penyebaran virus Covid-19.
Sementara untuk link yang tersebar, merupakan informasi pendaftaran terkait kompensasi listrik atas pemadaman massal yang terjadi pada Agustus 2019 lalu.
Perhitungan Pembayaran Listrik Pascabayar di Bulan April
sumber: liputan6.com
Meski belum mengeluarkan program kompensasi, PLN kini telah menangguhkan sistem pencatatan dan pemeriksaan stand meter oleh petugas.
Hal ini dilakukan untuk menghindari petugas berkeliling ke rumah pelanggan selama pandemik Covid-19 masih berlangsung.
Maka untuk sistem pembayaran rekening bulan April, perhitungannya akan menggunakan data historis rata-rata pemakaian kWh 3 bulan sebelumnya.
Yakni pemakaian pada bulan Desember, Januari, dan Februari.
Baca Juga:
10 Cara Menghemat Listrik Dan Air Agar #DiRumahAja Jadi Lebih Irit
Simak informasi menarik lainnya di Berita Properti 99.co Indonesia.
Jangan lupa, kunjungi 99.co/id dan temukan hunian impianmu sekarang!